Oleh: Yudistira Kusferianto – SMKN 5 Surabaya

Berbicara pendidikan di Indonesia akhir-akhir ini pasti terdapat suka dukanya. Sukanya adalah pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (CBT) layaknya di beberapa negara di Eropa sudah dapat terlaksana dan bahkan ada satu anak di Solo yang meraih semua mata pelajaran dengan nilai 10 pada semua mata pelajaran yang diujikan pada Ujian Nasional tahun ini,hal tersebut membanggakan ,namun  pertanyaannya “apakah semua anak dapat punya semangat belajar dan konsistensi seperti dia?, apakah semua anak harus memiliki kecerdasan seperti dia? , tentu tidak setiap anak memiliki kemampuan dan talenta mereka masing-masing dan cara belajar konsisten sesuai bidang yang diminati mereka. Permasalahan di Indonesia saat ini adalah jam-jam di sekolah yang begitu padat dan tinggi hampir 8 ,mata pelajaran pada tingkat SMP dan SMA yang lebih dari 10 mata pelajaran,belum kalau siswa ada ekstrakurikuler atau les ini  les itu . Pasti bertambah beratlah penderitaan mereka, padahal semakin beranjak dewasa siswa harus perlu difokuskan untuk meraih cita-citanya, hal inilah yang mungkin membuat siswa semakin tidak fokus meski H-1minggu UN masih juga dijejali banyak tugas lembar portofolio dan tugas makalah lainnya. Inilah yang harus menjadi perhatian kita semua ,lalu hal paling awal yang saya lakukan  andai saya menjadi menteri pendidikan di Indonesia saya akan memberlakukan enam mata pelajaran saja yaitu , Pertama adalah Agama karena agama adalah yang paling utama, hubungan kita dengan Sang Pencipta adalah sakral dan untuk mengatur moral dan tingkah laku setiap insan manusia agar tak berbuat kriminal pada orang lain, pengaruh agamalah yang paling kuat tertanam sejak zaman Kerajaan Samudra Pasai, Kedua adalah Bahasa Indonesia yaitu bahasa kita sendiri yang menjadi persatuan dan identitas negara , harus juga kita lestarikan dengan bangga, Ketiga adalah Matematika yang mengasah logika dan ketelitian tinggi, mata pelajaran ini sangat berfungsi dalam kehidupan sehari seperti berdagang,mengatur pemasukan-pengeluaran dan yang paling penting juga agar kita tidak ditipu oleh orang lain, Keempat adalah Seni Budaya Indonesia, dimana setiap daerah pasti memiliki kebudayaannya masing-masing dan bahasa daerahnya ,maka dari itu sudah sepatutnyalah kita melestarikan dengan bangga, pada mata pelajaran ini juga termasuk mata pelajaran bahasa daerah juga, dimana bahasa daerah akan diajarkan lebih dulu pada anak-anak SD lalu pada SMP dan SMA berkembang lebih ke penerapannya seperti adanya geguritan, tari tradisional, dan opera. Jadi sudah tak perlu dipecah-pecah lebih banyak lagi sehingga membuat para siswa malas membawa buku paket tebal terlalu banyak, Kelima adalah PKN yaitu pendidikan kewarganegaraan yang juga termasuk didalamnya pelajaran sejarah, ini juga penting agar siswa dilatih memiliki rasa nasionalisme yang tinggi pada negara dan tahu dasar negara serta pemerintahan Indonesia , terakhir Keenam adalah IPA yang berhubungan langsung dengan alam dan keseimbangan ekosistem makhluk hidup, karena saya juga kebetulan anak IPA , lebih spesifiknya anak SMK jurusan kimia yang selalu penasaran dengan pengolahan sumber daya pangan sehat dan bergizi untuk masyarakat sehat serta produktif, tanpa IPA juga makanan-makanan yang seharusnya ada saat ini , tidak dapat diresmikan, karena bagaimanapun pembuatannya produknya masih harus butuh diuji coba agar produk layak beredar di masyarakat, itulah pentingnya mapel IPA bagi kehiduapan manusia.

               Setelah program pemfokusan mata pelajaran diatas , saya juga tetap mengadakan pelajaran pengembangan diri yaitu Bahasa Ingrris , Prakarya dan Kewirausahaan, Ilmu Pengetahuan Sosial , namun dengan model Guru stay di kelas , siswalah yang memilih dimana ia akan memilih kelas pengembangan diri tersebut , jika siswa bercita-cita ingin kuliah ke luar negeri , ya harus sedari dini mengikuti kelas pengembangan diri Bahasa Inggris, kalau ingin membuka usaha secara mandiri, ya harus lebih giat belajar Prakarya dan Kewirausahaan, jika ingin publik speaking lancar, tahu letak-letak geografi negara lain dan ingin punya jiwa sosial tinggi , ya harus gencar-gencarnya ikut kelas pengembangan diri Ilmu Pengetahuan Sosial. Program diatas berlaku dari SD sampai SMA di seluruh Indonesia tanpa terkecuali demi memajukan program pemerintah yaitu  “Generasi Emas Tahun 2045”.

             Program selanjutnya yang akan saya adakan adalah tidak adanya jam kosong  dihari KBM biasa dan guru harus juga disiplin . Mengingat guru adalah panutan bagi para siswanya dan guru adalah tombak penentu keberhasilan pendidikan disuatu negara , maka dari itu andai saya jadi menteri pendidikan Indonesia saya akan mengadakan pembekalan untuk para guru agar tidak ada pemandangan jam kosong kelas yang terbengkalai tanpa pendamping serta berpotensi kejadian tak terduga,  bagi guru yang melanggar dan lalai  akan ditindak tegas. Kemudian penyebaran guru ke pelosok desa agar pendidikan tingkat pendidikan di Indonesia ini merata , diimbangi dengan upah guru yang sesuai UMR daerah sehingga tak ada kesenjangan bagi para guru. Berhubungan itu juga sekolah gratis selama 12 tahun akan berlanjut dan tak akan mengalami pasang surut lagi seperti sekarang , dimana untuk jenjang SMA/SMK Negeri mewajibkan siswa untuk membayar uang spp setiap bulan.

                  Yang ketiga adalah, mengenai ujian berkala yang biasa diadakan setelah menyelesaikan beberapa materi pelajaran, para siswa lebih banyak diberi soal pilihan ganda ,hal ini membuat siswa bergantung pada pilihan jawaban, padahal seharusnya siswa diharuskan untuk menjawab soal-soal ujian secara essay , agar para siswa dapat berpikir secara kritis dan bebas merangkai pendapatnya sendiri. Berkaca dari pendidikan di Finlandia yang termasuk negara dengan salah satu pendidikan terbaik dunia ,  mereka ujian harian lebih banyak soal essay dan presentasi , itulah yang membuat mereka kreatif dan punya cara pikir yang luas. Andai saya menjadi menteri pendidikan saya akan memprogramkan bahwa soal essay akan dibuat lebih banyak sekitar 10-15 soal dan mengurangi soal pilihan ganda, dan saya akan mengusahakan untuk mengusulkan bahwa Ujian Nasional akan segera benar-benar dihapuskan dan mengantinya dengan karya tulis ilmiah tentang mata pelajaran yang diminati siswa, disitu siswa akan memantapkan materi yang mereka pelajari lalu guru akan mengoreksi dan mengetes lebih jauh seberapa jauh pemahaman materi yang dipelajari oleh siswa, ini akan dilakukan tentunya oleh guru dibidangnya.

              Yang keempat yang akan saya lakukan adalah dengan benar-benar menghapus sistem ranking di sekolah, hal ini membuat siswa lain yang tidak terlalu pandai dalam mata pelajaran minder dan terkadang kehilangan semangat belajar, kita harus menyadari bahwa setiap anak memiliki potensi siswa dibidang masing-masing, kita juga harus menyadari bahwa kapasitas otak setiap anak berbeda. Ada anak yang hanya mampu menguasai 2 mata pelajaran, namun dia benar-benar konsisten dan pandai di kedua mata pelajaran tersebut meskipun dimata pelajaran lain nilainya pas-pasan  lalu ada anak yang meratakan semua mata pelajaran dengan baik namun terkadang tidak konsisten dan nilainya naik turun. Pertanyaanya apakah kita akan mengunggulkan anak yang dapat meratakan semua mata pelajaran tersebut?, tentu tidak bisa demikian. Kita sebagai orang tua harus menyadari bahwa setiap anak punya minat dan kecerdasan yang berbeda-beda, oleh sebab itu sistem ranking di sekolah harus benar-benar dihapuskan.  

                Yang terakhir adalah masalah membuang sampah sembarangan di lingkungan sekolah, hal ini akan benar-benar ditindak tegas , saya akan membentuk office boy khusus untuk bagian pengawasan kebersihan  di kelas-kelas, hal ini dilakukan agar siswa peduli terhadap lingkungan sekitar, serta saya akan menempatkan cctv di beberapa area yang tak terjangkau agar kebersihan semakin terjaga. Pagi sebelum dan sesudah pelajaran guru akan mengingatkan untuk membuang sampah pada tempatnya, faktor kebersihan lingkungan juga mempengaruhi semangat belajar para siswa di sekolah. Jadi hal ini benar-benar harus terlaksana andai saya menjadi menteri pendidikan.                  Saya kira lima hal itu tadi yang akan saya programkan dan laksanakan dengan sungguh dan nyata agar Indonesia mampu lebih hebat dan berkontribusi banyak di dunia internasional.Program lain akan berkembang sesuai perkembangan jaman dengan melibatkan rakyat datang ke gedung KEMDIKBUD , agar perwakilan rakyat juga berhak menyuarakan aspirasi mereka dan tidak terkesan pemerintah semena-mena. Saya memprogramkan hal-hal diatas karena pendidikan adalah senjata paling ampuh untuk mengubah dunia menjadi semakin lebih baik dan percaya bahwa tidak ada ilmu yang sia-sia, semua ilmu pasti berguna, asalkan ilmu itu positif dan berguna bagi masyarakat . Seandainya saya menjadi menteri pendidikan.

Categories: Esai 2019

0 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *